1-Day Reset cocok untuk mencoba pengalaman Reset dan mulai mengurangi asupan gula serta makanan ultra-proses selama satu hari.
3-Day Reset memberi waktu lebih panjang bagi tubuh untuk mulai beradaptasi dan membantu meningkatkan kesadaran terhadap pola makan, rasa lapar, dan craving.
5-Day Reset adalah program reset yang paling lengkap. Tubuh memiliki waktu lebih banyak untuk beradaptasi dan membangun fondasi kebiasaan yang lebih baik setelah program selesai.
Program dirancang agar kebutuhan nutrisi harian berasal dari produk yang sudah disediakan sesuai jadwal.
Namun jika benar-benar diperlukan, tersedia opsi emergency meal seperti telur rebus atau alpukat untuk kondisi tertentu selama masa adaptasi.
Banyak peserta dengan GERD atau maag dapat mengikuti program ini dengan baik.
Namun setiap kondisi lambung memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Jika GERD sedang aktif, sering kambuh, atau sedang dalam pengobatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani Anda.
Setiap orang bisa mengalami respons yang berbeda.
Sebagian orang tetap merasa baik-baik saja, sementara sebagian lainnya dapat merasakan lapar, craving, sakit kepala ringan, atau energi yang sedikit lebih rendah di beberapa hari pertama.
Biasanya kondisi ini bersifat sementara saat tubuh sedang beradaptasi dengan pola yang baru.
Program Reset Detox memiliki program khusus untuk ibu menyusui.
Jika sedang menyusui, silakan hubungi tim kami terlebih dahulu agar program dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Program ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil.
Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi meningkat dan sebaiknya mengikuti pola makan yang direkomendasikan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang menangani kehamilan Anda.
Tidak ada aturan yang sama untuk semua orang.
Secara umum, kami menyarankan memberi waktu bagi tubuh untuk menjalani fase transisi dan membangun kebiasaan baru sebelum mengulang program kembali.
Sebagian peserta mengulang setelah beberapa minggu, sementara yang lain memilih melakukannya setiap beberapa bulan sesuai kebutuhan tubuh dan rutinitas mereka.Namun untuk menjaga pola kebiasaan baik, dianjurkan diulang setelah 2 bulan.
Hasil setiap orang bisa berbeda dan tidak dapat dijamin sama.
Perubahan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti kondisi awal tubuh, pola makan sebelumnya, komposisi tubuh, hormon, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan kepatuhan selama program.
Selain angka di timbangan, progres juga bisa terlihat dari lingkar tubuh, energi, craving, tidur, dan pola makan yang lebih terkendali.
Hasil jangka panjang sangat dipengaruhi oleh kebiasaan setelah program selesai.
Karena itu, fase transisi setelah program penting untuk membantu tubuh tetap stabil dan mencegah kembali ke pola tinggi gula, makan berlebihan, atau kebiasaan lama yang sebelumnya ingin diubah.